Leksikologi(dari bahasa yunani lexiko "leksikon") adalah cabang ilmu lingustik yang mempelajari kata, sifat dan makna, unsur, hubungan antarkata (semantis), kelompok kata, serta keseluruhan leksikon. Ilmu ini terkait erat dengan leksikograf yang juga mempelajari kata.
PENGERTIAN LEKSIKOLOGI
Leksikologi
adalah ilmu mengenai leksikon yang satuannya disebut leksem.
Leksikologi mengarah pada kata yang sudah jadi, baik yang terbentuk
secara arbitrer, maupun yang terbentuk sebagai hasil proses morfologi.
Dalam hal simantik, leksikologi membicarakan makna leksikal dengan
berbagai aspek dan permasalahannya.(Chaer,2008:6)
Leksikologi mempelajari seluk-beluk kata, ialah mempelajari perbendaharaan kata dalam suatu bahasa, mempelajari pemakaian kata serta arti seperti dipakai oleh masysrakat pemakai bahasa (Ramlan,1983:17). Misalnya kata masak, kata ini memiliki berbagai arti dalam pemakaiannya, seperti dijelaskan dalam kamus sebagai berikut :
1. ‘sudah sampai tua hingga boleh dipetik, dimakan, dsb’.
Misalnya : belum masak juga ubi ini.
2. ‘sudah jadi’
Misalnya : Meskipun sudah sejam direbus, belum masak juga ubi ini.
3. ‘sudah selesai, sudah dipikir’
Misalnya : Bangsa kita diangapnya belum masak.
4. ‘mengolah, membuat panganan’
Misalnya : masak kue lapis
Selanjutnya diterangkan pula arti kata bentukan dari kata tersebut, kata masak-memasak berarti ‘hal atau urusan memasak makanan, dsb’, memasakkan artinya ‘memasak untuk orang lain’; mungkin juga berarti ‘menjadikan masak’, masakan berarti ‘barang apa yang dimasak, seperti lauk-pauk, makanan, dsb’, pemasak berarti ‘orang yang memasak’ mungkin juga berarti ‘alat untuk memasak’.
Perbandingan Morfologi dengan Leksikologi
Morfologi
dan Leksikologi sama-sama mempelajari kata, ari kata, akan tetapi di
antara keduanya terdapat perbedaan. Leksikologi mempelajari arti yang
lebih kurang tetap yang terkandung dalam kata atau yang lazim disebut
arti leksis atau makna leksikal, sedangkan morfologi mempelajari arti yang timbul akibat peristiwa gramatis yang biasa disebut arti gramatis atau makna gramatikal. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :
Kata kosong mempunyai berbagai makna dalam pemakaiannya, antara lain :
a) Tidak ada isinya; misalnya: peti besinya telah kosong.
b) Hampa, berongga (geronggang) di dalamnya; misalnya: tinggal butir-butir padi yang kosong.
c) Tidak ada yang menempati; misalnya: rumah itu kosong.
d) Terluang; misalnya: waktu kosong.
e) Tidak mengandung sesuatu yang penting atau berharga; misalnya: perkataannya kosong.
Selain itu, ada pula kata-kata mengosongkan ‘menjadikan kosong’, pengosongan ‘perbuatan mengosongkan’, kekosongan ‘keadaan kosong’ atau ‘menderita sesuatu karena kosong’.
kata kosong dengan mengosongkan. Kedua kata itu masing-masing mepunyai arti leksis atau makna leksikal. Kosong antara lain artinya ada lima butir seperti yang tertera pada contoh di atas, sedangkan mengosongkan
makna atau artinya ‘menjadikan atau membuat jadi kosong’. Mengenai arti
leksis kedua kata tersebut dibicarakan dalam leksikologi, sedangkan
dalam morfologi dibicarakan makna atau arti yang timbul akibat melekatnya imbuhan atau afiks meN-kan.
Jadi
kalo leksis itu menyatakan arti secara harafiah…sedangkan kalo
morfologi, menyatakan arti secara gramatikal, atau arti hasildari
penambahan
Contoh lain yaitu selain kata rumah terdapat kata berumah. Kedua kata tersebut masing-masing mempunyai arti leksikal, kata rumah berarti ‘bangunan untuk tempat tinggal’ dan kata berumah berarti
‘mempunyai rumah’,’diam’,’tinggal’. Arti leksikal dan pemakaian kata
tersebut dibicarakan dalam leksikologi sedangkan dalam morfologi
dibicarakan perubahan bentuknya, dari rumah menjadi berumah, perubahan
golongannya dari kata nominal menjadi kata verbal, serta perubahan arti
yang timbul sebagai akibat dari melekatnya afik ber- pada rumah ialah timbulnya makna ‘mempunyai’,’memakai’ atau ‘mempergunakan’.
Perbandingan Morfologi dengan Etimologi
Dalam penyelidikan makna, morfologi berdekatan dengan leksikologi, sedangka dalam penyelidikan bentuk, morfologi berdekatan dengan etimologi, yakni ilmu yang menyelidiki seluk-beluk asal-usul kata secara khusus.
Walau
morfologi dan etimologi mempelajari masalah yang sama yakni perubahan
bentuk, namun ada perbedaannya. Morfologi mempelajari perubahan kata
yang disebabkan atau yang terjadi akibat sistem bahasa secara umum.
Sebagai contoh, dari kata pakai terbentuk kata-kata baru pakaian, memakai, dipakai, terpakai, berpakaian.
Perubahan-perubahan itu disebabkan oleh sistem bahasa yaitu sistem
afiksasi atau pembubuhan afiks. Gejala itulah yang dipelajari oleh
morfologi. Namun perhatikanlah contoh-contoh berikut: kenan di samping berkenan; ia di samping dia, yang, dan –nya dan tuan di samping tuhan.
Perubahan-perubahan tersebut bukan bersifat umum atau bukan akibat
sistem bahasa Indonesia. Perubahan tersebut hanya terjadi untuk
kata-kata tersebut, tidak berlaku untuk kata-kata lain.
Perubahan-perubahan itu bukan dipelajari oleh morfologi melaikan
dipelajari oleh etimologi atau ilmu tentang asal-usul kata.
Tq for your information gita. Could you explain more example about lexicology ?
BalasHapusHi Gita...your presentation is good but it's not complete
BalasHapusHi Gita...your presentation is good but it's not complete
BalasHapusoke, Thankyou miss
HapusHi Gita..your presentation is good.but i wanna ask something,you said lexicology and morphology have a difference,and how about equation? What is morphology and lexicology have a equation? Oke thankyou
BalasHapusoke thankyou for your comment my blog,Morphology and lexicology have a equation because they which studies words, their nature and meaning
HapusI hope you get my point
Could you tell me about the difference between lexicology and etimology simply ? Thank you :)
BalasHapusoke thankyou for your comment my blog
HapusI'm going explain If lexicology is perbendaharaan kata but etimology is asal usul kata. explain: KOSONG be MENGOSONGKAN.
thankyou
thanks for information about lexicalogy gita :)
BalasHapusHi gita, could you give me other examples about words in lexicology and etimology in form of English, thanks
BalasHapushi, can u tell the relationship between lexycology and semantics? thanks
BalasHapusHello Gita, can you explain about relationship between morphology with lexycology? Thanks
BalasHapusHi, can you explain more about lexycology?
BalasHapushai, when we can understand on lexicology, then we can make our own dioctonary such as kandis languange to english?
BalasHapushi dwi, can you make more explaining about defferenciate between lexicology and morfology, i didn't get it
BalasHapushi git.... after i reed you're blog, i like it but i thinks it's not complete....
BalasHapusHai gita! I think your blog not completely and you have to tell more detail about it thank u ☺
BalasHapushai gita, please give me other examples of lexical and grammatikal, thank you :)
BalasHapushii gita, can you tell me differentiation between lexicology and morphology, and can you give me the example?
BalasHapusHii gita i think your blog so simple.
BalasHapusHi gita!!!coba dong jelaskan kembali Apa itu Etimology dan berikan contoh nya 1 saja😊
BalasHapusTerima kasiih
Blog kamu sudah menarik. Akan lebih menarik Lagi jika menggunkan bahas inggris atau Di sebagian saja. Terimakaasih
BalasHapusHi gita. Could you tell more example about defferent morfologi and etimologi?
BalasHapus